{"id":244559,"date":"2021-12-14T12:02:31","date_gmt":"2021-12-14T04:02:31","guid":{"rendered":"https:\/\/bangunmbinudita.org\/?p=244559"},"modified":"2021-12-15T11:00:13","modified_gmt":"2021-12-15T03:00:13","slug":"tandon-air-mbinudita","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/bangunmbinudita.org\/id\/tandon-air-mbinudita\/","title":{"rendered":"Waduk Mbinudita"},"content":{"rendered":"<h1>LATAR BELAKANG<\/h1>\n<p><strong>AKSES AIR TERBATAS<\/strong><br \/>\nDi Mbinudita, air merupakan salah satu energi yang seringkali sulit didapatkan. Biasanya warga harus berjalan kaki 1,5-3 kilometer ke mata air atau memanen air embun dari galian dinding tebing.<\/p>\n<p><strong>MEDIA PEMBELAJARAN<\/strong><br \/>\nPembangunan waduk air cor beton ini dijadikan sebagai proses pembelajaran bagi warga untuk nantinya bisa membuat waduk selanjutnya secara mandiri. Dengan mendatangkan pakar di bidang teknologi terapan untuk berbagi cara membuat waduk secara mandiri.<\/p>\n<p><strong>SEBAGAI CONTOH<\/strong><br \/>\nWarga Mbinudita diharapkan bisa membangun waduk secara mandiri, waduk pertama ini akan menjadi contoh yang bisa diterapkan warga.<\/p>\n<p><strong>TIM PENDUKUNG<\/strong><br \/>\nNICKO BOLHUY<br \/>\nPria kelahiran Benjina Maluku ini mengabdikan dirinya sebagai instruktur Pengelolaan Air Bersih di Sumba Timur, ilmu yang didapat dari proses belajarnya di Access Life Bali. Semua ilmunya diterapkan untuk membantu masyarakat mendapatkan air bersih. Dengan inovasi terapan, memanfaatkan bahan dan peralatan yang mudah didapat dan murah, Nicko terus tertantang untuk menjawab kebutuhan air bersih di Sumba Timur khususnya.<\/p>\n<p>Pak Rinto<br \/>\nPak Rinto merupakan salah satu tokoh perwakilan masyarakat yang turut serta dan bertanggung jawab atas pembangunan fasilitas waduk Mbinudita RT 03. Semua proses dari awal hingga penggunaan tampungan air saat ini berada di bawah tanggung jawab Pak Rinto. Selain itu, beliau dapat membantu membangun kembali tandon air selanjutnya jika warga lain ingin membangun kembali, karena semua prosesnya diikuti dengan seksama oleh Pak Rinto. Tangannya yang kuat dan lincah membuat proses pembuatan tampungan air ini lebih cepat dengan bantuan warga lain yang berada di bawah komandonya.<\/p>\n<h1>PROSES<\/h1>\n<p>Seluruh proses pembuatan tampungan air Mbinudita dilakukan selama 4 hari penuh, termasuk proses menunggu tampungan makan mengering. Pengerjaan tersebut melibatkan 4 hingga 8 warga di satu lingkungan RT.<\/p>\n<ul>\n<li>Lingkup \/ Survei<\/li>\n<li>Kesepakatan Komunitas<\/li>\n<li>Pengadaan Bahan<\/li>\n<li>Pembuatan Tangki<\/li>\n<li>Pengisian Waduk<\/li>\n<li>Instalasi Pemanen Air<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>PEMBUATAN TANDON<\/strong><br \/>\nProses pembuatan waduk ini cukup sederhana, dengan bahan yang mudah didapat dan mudah untuk ditiru. Dilakukan secara mandiri oleh warga yang didampingi oleh para ahli di bidang terapan. Ibu-ibu, anak-anak dan bapak-bapak ikut ambil bagian dalam keseluruhan rangkaian kegiatan tersebut. Mereka mempelajari konsep-konsep untuk dipraktikkan dalam pekerjaan teknis di lapangan.<\/p>\n<p><strong>PEMBUATAN INSTALASI PANEN AIR HUJAN<\/strong><br \/>\nInstalasi pemanen air hujan dipasang di atap rumah Pak Rinto, rumah panggung dengan atap seng bergelombang. Atap ini memiliki luas 12 x 10 meter, dengan pemasangan talang air pada dua sisi yaitu pada sisi kiri rumah dan bagian depan. Jika hujan deras, atap rumah Pak Rinto bisa menampung air hujan yang mengisi 6500 liter penampungan air dalam waktu kurang lebih 3 jam.<\/p>\n<p>Pemasangan ini dilakukan secara swadaya oleh warga dibantu tenaga ahli untuk diarahkan tepat di muara waduk. Perhitungan kemiringan dan ukuran pipa yang digunakan akan menentukan kecepatan reservoir akan terisi air hujan.<\/p>\n<p><strong>SUMBER AIR BERSIH<\/strong><br \/>\nMbinudita merupakan salah satu daerah yang memiliki hari hujan lebih banyak dibandingkan kecamatan atau desa lainnya. Dengan pertimbangan tersebut, menjadikan air hujan sebagai sumber air bersih menjadi pilihan yang tepat. Selain itu, hamparan sabana di sekitar Mbinudita juga menghasilkan embun yang jatuh di atap rumah panggung dan terkumpul melalui selokan yang dipasang di kedua sisi rumah Pak Rinto.<\/p>\n<p>Jika musim hujan belum tiba, atau musim hujan belum berhenti di Mbinudita, warga sepakat menghimpun dana secara sukarela untuk bersama-sama memesan tangki air dari pihak swasta untuk mengisi tandon air. Sehingga kebutuhan air di RT. 03 masih dapat dipenuhi. Nilai rupiah dari tangki air ini adalah Rp. 250.000,- dengan volume 5.000 liter. Satu kali pengisian waduk ini dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga selama kurang lebih 1 minggu.<\/p>\n<p><strong>TERIMA KASIH<\/strong><br \/>\nKini, warga RT 03 Mbinudita bisa menikmati air bersih, baik air dari tampungan air hujan maupun air yang dibeli menggunakan tangki air secara bersama-sama. Untuk keperluan mandi, mencuci dan kakus, memasak dan menyiram sayur-sayuran yang kini mulai ditanam warga sekitar rumah. Dengan air bersih, diharapkan kesehatan warga akan meningkat. Komitmen bersama warga dalam menjaga dan merawat waduk-waduk air untuk kepentingan bersama. Terima kasih Kawan Baik Indonesia dan Masa Depan Yang Adil Foundation yang telah mendekatkan air dengan masyarakat Mbinudita.<\/p>\n<div class=\"et_pb_slider et_pb_slider_fullwidth_off et_pb_gallery_post_type\">\n\t\t\t\t<div class=\"et_pb_slides\">\n\t\t\t\t\t<div class=\"et_pb_slide\" style=\"background: url(https:\/\/bangunmbinudita.org\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/mbinudita-finishing-water-1.jpeg);\"><\/div><div class=\"et_pb_slide\" style=\"background: url(https:\/\/bangunmbinudita.org\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/mbinudita-finishing-water-2.jpeg);\"><\/div><div class=\"et_pb_slide\" style=\"background: url(https:\/\/bangunmbinudita.org\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/mbinudita-finishing-water-3.jpeg);\"><\/div><div class=\"et_pb_slide\" style=\"background: url(https:\/\/bangunmbinudita.org\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/mbinudita-finishing-water-4.jpeg);\"><\/div><div class=\"et_pb_slide\" style=\"background: url(https:\/\/bangunmbinudita.org\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/mbinudita-finishing-water-5.jpeg);\"><\/div><div class=\"et_pb_slide\" style=\"background: url(https:\/\/bangunmbinudita.org\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/air-tandon.jpeg);\"><\/div>\n\t\t\t\t<\/div>\n\t\t\t<\/div>\n<p style=\"text-align: center;\"><a style=\"color: #5C8D23!important; border-width: 0px!important; letter-spacing: 2px; font-size: 14px; font-weight: 700!important; text-transform: uppercase!important;\" href=\"https:\/\/kawanbaikindonesia.org\/project\/bangun-mbinudita-tandon-air\/\" target=\"_blank\" rel=\"noopener\">Lihat Proposal<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Di Mbinudita, air merupakan salah satu energi yang seringkali sulit didapatkan. Biasanya warga harus berjalan kaki 1,5-3 kilometer ke mata air.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":244560,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"off","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":""},"categories":[71],"tags":[],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v20.12 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Waduk Mbinudita - Bangun Mbinu Dita<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/bangunmbinudita.org\/id\/tandon-air-mbinudita\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Waduk Mbinudita - Bangun Mbinu Dita\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Di Mbinudita, air merupakan salah satu energi yang seringkali sulit didapatkan. Biasanya warga harus berjalan kaki 1,5-3 kilometer ke mata air.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/bangunmbinudita.org\/id\/tandon-air-mbinudita\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Bangun Mbinu Dita\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-12-14T04:02:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-12-15T03:00:13+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/bangunmbinudita.org\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/air-tandon.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1920\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"864\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"kawanyosa\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"kawanyosa\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/bangunmbinudita.org\/id\/tandon-air-mbinudita\/\",\"url\":\"https:\/\/bangunmbinudita.org\/id\/tandon-air-mbinudita\/\",\"name\":\"Waduk Mbinudita - Bangun Mbinu Dita\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/bangunmbinudita.org\/id\/#website\"},\"datePublished\":\"2021-12-14T04:02:31+00:00\",\"dateModified\":\"2021-12-15T03:00:13+00:00\",\"author\":{\"@id\":\"https:\/\/bangunmbinudita.org\/id\/#\/schema\/person\/df12505aac8df9df38d29e95491ab5a6\"},\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/bangunmbinudita.org\/id\/tandon-air-mbinudita\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/bangunmbinudita.org\/id\/tandon-air-mbinudita\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/bangunmbinudita.org\/id\/tandon-air-mbinudita\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/bangunmbinudita.org\/id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Waduk Mbinudita\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/bangunmbinudita.org\/id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/bangunmbinudita.org\/id\/\",\"name\":\"Bangun Mbinu Dita\",\"description\":\"Kawan Baik Indonesia\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/bangunmbinudita.org\/id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":\"required name=search_term_string\"}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/bangunmbinudita.org\/id\/#\/schema\/person\/df12505aac8df9df38d29e95491ab5a6\",\"name\":\"kawanyosa\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/bangunmbinudita.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c58e66dc9e4d9c6128a1de67d0523bde?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c58e66dc9e4d9c6128a1de67d0523bde?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"kawanyosa\"},\"url\":\"https:\/\/bangunmbinudita.org\/id\/author\/kawanyosa\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Waduk Mbinudita - Bangun Mbinu Dita","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/bangunmbinudita.org\/id\/tandon-air-mbinudita\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Waduk Mbinudita - Bangun Mbinu Dita","og_description":"Di Mbinudita, air merupakan salah satu energi yang seringkali sulit didapatkan. Biasanya warga harus berjalan kaki 1,5-3 kilometer ke mata air.","og_url":"https:\/\/bangunmbinudita.org\/id\/tandon-air-mbinudita\/","og_site_name":"Bangun Mbinu Dita","article_published_time":"2021-12-14T04:02:31+00:00","article_modified_time":"2021-12-15T03:00:13+00:00","og_image":[{"width":1920,"height":864,"url":"https:\/\/bangunmbinudita.org\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/air-tandon.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"kawanyosa","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"kawanyosa","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/bangunmbinudita.org\/id\/tandon-air-mbinudita\/","url":"https:\/\/bangunmbinudita.org\/id\/tandon-air-mbinudita\/","name":"Waduk Mbinudita - Bangun Mbinu Dita","isPartOf":{"@id":"https:\/\/bangunmbinudita.org\/id\/#website"},"datePublished":"2021-12-14T04:02:31+00:00","dateModified":"2021-12-15T03:00:13+00:00","author":{"@id":"https:\/\/bangunmbinudita.org\/id\/#\/schema\/person\/df12505aac8df9df38d29e95491ab5a6"},"breadcrumb":{"@id":"https:\/\/bangunmbinudita.org\/id\/tandon-air-mbinudita\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/bangunmbinudita.org\/id\/tandon-air-mbinudita\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/bangunmbinudita.org\/id\/tandon-air-mbinudita\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/bangunmbinudita.org\/id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Waduk Mbinudita"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/bangunmbinudita.org\/id\/#website","url":"https:\/\/bangunmbinudita.org\/id\/","name":"Bangun Mbinu Dita","description":"Kawan Baik Indonesia","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/bangunmbinudita.org\/id\/?s={search_term_string}"},"query-input":"required name=search_term_string"}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/bangunmbinudita.org\/id\/#\/schema\/person\/df12505aac8df9df38d29e95491ab5a6","name":"kawanyosa","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/bangunmbinudita.org\/id\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c58e66dc9e4d9c6128a1de67d0523bde?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c58e66dc9e4d9c6128a1de67d0523bde?s=96&d=mm&r=g","caption":"kawanyosa"},"url":"https:\/\/bangunmbinudita.org\/id\/author\/kawanyosa\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/bangunmbinudita.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/244559"}],"collection":[{"href":"https:\/\/bangunmbinudita.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/bangunmbinudita.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bangunmbinudita.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bangunmbinudita.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=244559"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/bangunmbinudita.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/244559\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/bangunmbinudita.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/244560"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/bangunmbinudita.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=244559"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/bangunmbinudita.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=244559"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/bangunmbinudita.org\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=244559"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}